JAKARTA-Saat memulai transaksi perdana pada pembukaan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) sempat menguat hingga sebesar 33,08 persen ke level Rp173.
Namun langsung berbalik ke zona merah pada Rp127 atau melorot 2,31 persen dari harga penawaran senilai Rp130 per saham.
Saat berada di level Rp127 per saham, frekuensi transaksi ADCP tercatat sebanyak 36.481 kali, dengan volume transaksi sebanyak 745,27 juta saham.
Sedangkan, nilai transaksi tercatat sebesar Rp107,38 miliar.
Adapun kisaran harga ADCP pada awal transaksi hari ini tercatat di level Rp126-Rp174 per saham.
Pada proses pelaksanaan penawaran umum perdana saham (IPO), manajemen ADCP menunjuk tujuh penjamin pelaksana emisi Efek, yakni PT Sucor Sekuritas, PT Panin Sekuritas, PT Indosurya Bersinar Sekuritas, PT Yulie Sekuritas Indonesia, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, PT Maybank Sekuritas dan PT CIMB Niaga Sekuritas.
Sebelumnya, manajemen ADCP dan para penjamin pelaksana emisi Efek berharap pelaksanaan IPO tersebut bisa dilakukan pada pengujung 2021.
Namun, rencana aksi korporasi ADCP ini baru mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Selasa, 15 Februari 2022.












