“Minimnya sentimen positif membuat rupiah sulit bergerak ke zona hijau,” ujar dia.
Selain itu lanjut dia, langkah pemerintah mengajukan revisi asumsi APBN Perubahan 2013 membawa sentimen negatif bagi rupiah.
Karena itu, dia memperkirakan, tekanan terhadap rupiah masih terus terjadi dalam beberapa hari kedepan.
Apalagi, beberapa data ekonomi yang dirilis di Eropa kemungkinan tidak terlalu baik.
“Tekanan terhadap Euro masih cukup besar,” imbuh dia.
Namun demikian jelas dia, Bank Indonesia (BI) tetap berada di pasar untuk menjaga rupiah agar tidak jatuh.
Intervensi BI ini menopang rupiah sehingga bergerak stabil.
“Pelaku pasar juga menanti hasil keputusan dari BI yang akan mengumumkan BI rate pada Selasa (14/5),” pungkas dia















