JAKARTA-Ketua DPR Setya Novanto mengajak makan bersamaWakil Ketua Umum Partai Golkar Munas Ancol Priyo Budi Santoso di Pujasera DPR, Rabu (17/6/2015). Diplomasi meja makan ala Setnov digunakan untuk merangkul semua kader Partai Golkar untuk menghindari perpecahan. “Seluruh kader menginginkan persatuan khususnya di internal partai,” kata Setya Novanto dalam acara makan bersama di kantin Pujasera DPR RI, Rabu, (17/6/2015).
Dengan persatuan itu, lanjut Setnov, tentu berbagai bentuk persoalan bisa dihadapi untuk dicarikan penyelesaiannya. “Keluarga besar kita semua inginnya kita semua tetap bersatu,” tegasnya.
Untuk mewujudkan harapan seluruh kader tersebut, kata Setya Novanto, pihaknya berharap bisa segera dilakukan perdamaian antara pihak bertika sebelum ini. Tentunnya islah tersebut dilakukan tetap pada pemahaman menghargai kedua belah pihak yang berseiteru itu sendiri. “Dalam waktu dekat untuk kekeluargaan kita bisa islah bersama. Kita hargai Pak Agung Laksono, kita hormati Pak Aburizal Bakrie. Kita kedepankan kepentingan Partai Golkar secara keseluruhan. Kita doakan bersama supaya ini (islah) bisa cepat terwujud, semakin cepat semakin baik,” ungkap.
Sementara itu Politikus Partai Golkar, Priyo Budi Santoso mengatakan bahwa silaturrahmi tersebut telah berlangsung dengan apa adanya, tanpa ada rekayasa. “Saya benar-benar terkejut, saya sedang menjadi pembicara dalam diskusi di press room, tiba-tiba Pak Setya Novanto datang menghampiri saya…
Saya sangat menghargai ini,” kata Priyo.














