JAKARTA-Manajemen PT Sariguna Primatirta Tbk (CLEO) mengumumkan, telah melakukan penyetoran modal Rp180 miliar kepada PT Sentralsari Primasentosa (SPS), anak usaha di bidang perdagangan besar pada 23 November 2023.
Sumber dana penyetoran tambahan modal ke SPS itu berasal dari pinjaman Bank BNI.
Direksi CLEO dalam keterangan tertulis, Jumat (24/11) mengemukakan, penambahan kepemilikan itu dilakukan melalui pembelian 100 ribu lembar saham baru yang dkeluarkan oleh SPS dengan nilai Rp180 miliar.
Dengan begitu, Perseroan kini memiliki 80% saham dalam Sentralsari Primasentos (SPS).
Menurut Direksi, tujuan dilaksanakananya transaksi tersebut adalah dalam rangka efektifitas dan efisiensi pengelolaan manajemen distribusi produk-produk yang dimiliki Perseroan dalam satu payung grup usaha.
Dengan demikian, diharapkan lewat transaksi ini akan terjalin integrasi dan konsolidasi usaha karena SPS adalah distributor tunggal Perseroan di bidang air minum dalam kemasan (AMDK).
Selain itu, transaksi tersebut juga diharapkan dapat memberikan dampak yang baik dan positif bagi kinerja usaha dan keuangan Perseroan secara keseluruhan di masa mendatang, dan menambah nilai pemegang saham Perseroan.
Bahkan SPS dapat memperoleh dana lebih cepat dibandingkan jika mencari sumber pendanaan dari pihak ketiga yang membutuhkan proses dan waktu lebih lama.
Transaksi ini, menurut Direksi, merupakan transaksi afiliasi karena CLEO dan SPS memiliki pemegang saham yang sama dan berada dibawah pengendalian yang sama yaitu PT Tancorp Global Sentosa.
Juga terdapat persamaan kepengurusan Dewan Komisaris dan Direksi antara Perseroan dan SPS, serta terdapat hubungan keluarga antara anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan.
Per Juni 2023, pendapatan Sentralsari Primasentosa (SPS) mencapai Rp968,34 miliar dan laba bersih sebesar Rp4,98 miliar.