Seri A senilai Rp75 miliar bertenor tiga tahun, dengan besaran cicilan imbalan ijarah senilai Rp5,36 miliar per tahun.
Sedangkan, Seri B sebesar Rp230,1 miliar bertenor lima tahun, dengan besaran cicilan imbalan ijarah senilai Rp19,33 miliar per tahun.
Pada aksi korporasi ini, manajemen SGRO menunjuk tiga penjamin pelaksana emisi obligasi, yaitu PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas dan PT Sucor Sekuritas.
SGRO dan para penjamin pelaksana emisi obligasi berharap masa penawaran umum obligasi bisa dilakukan pada 23-24 Februari 2022, penjatahan pada 25 Februari 2022, pendistribusian obligasi secara elektronik (Tanggal Emisi) pada 2 Maret 2022.
Maka, pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) diharapkan terlaksana pada 4 Maret 2022.












