JAKARTA-ShopBack, aplikasi cashback dan kurator e-commerce terkemuka di Asia Pasifik mengumumkan penutupan putaran pendanaan lanjutan yang dipimpin oleh Temasek, dengan partisipasi dari investor sebelumnya termasuk Rakuten, EDBI, EV Growth, Cornerstone Ventures, dan 33 Capital.
Tambahan dana ini menghasilkan total pendanaan ShopBack pada putaran ini menjadi US$ 75 juta atau setara dengan Rp 1,09 Triliun (kurs 1 USD = 14.632).
CEO dan Co-Founder ShopBack, Henry Chan menjelaskan pendanaan terbaru ini akan digunakan untuk mengembangkan infrastruktur teknologi, memperluas kemampuan penganalisaan data guna memberikan insight untuk bisnis baru, serta mendorong pertumbuhan di pasar-pasar utama ShopBack.
“Hingga saat ini, ShopBack telah meraih total pendanaan senilai US$ 113 juta sejak didirikan pada 2014,” terangnya.
Saat ini, ShopBack telah memiliki lebih dari 19 juta pengguna di 7 pasar Asia Pasifik (Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina, Thailand, Taiwan dan Australia).
ShopBack memberikan pengguna rewards berupa cashback dari berbagai jenis kategori produk, termasuk barang dagangan umum, travel booking, fesyen, kesehatan dan kecantikan, kebutuhan rumah tangga, serta pesan antar makanan.













