JAKARTA – Harga saham PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) yang dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (13/11/2024), hingga pukul 10.51 WIB, naik Rp37 (34,58%) menjadi Rp144, dari harga penawaran perdana Rp107 per saham.
Menurut data RTI, hingga waktu tersebut di atas, saham NAIK berada di kisaran Rp128-Rp144 per unit. Volume perdagangan saham NAIK di Pasar Reguler mencapai 167,32 juta unit saham senilai Rp23,44 miliar dengan frekeunsi perdagangan sebanyak 22.172 kali.
Menurut pengumuman BEI, Rabu (13/11/2024), sebanyak 3,250 miliar saham NAIK bernominal Rp20 per unit itu dicatatkan di BEI pada Rabu (13/11/2024). Jumlah ini terdiri atas 2,50 miliar unit saham pendiri dan sebanyak 750 juta saham penawaran umum atau saham initial public offering (IPO).
Jumlah saham yang ditawarkan NAIK tersebut mencapai 23,08% dari modal disetor Perseroan setelah IPO saham. Saham NAIK dicatatkan di Papan Pengembangan BEI. Dari aksi korporasi ini, NAIK memperoleh tambahan modal sebesar Rp80,250 miliar.
Bersamaan dengan pendatatan saham IPO, NAIK juga mencatatkan waran seri I sebanyak 375 lembar dengan harga pelaksanaan sebesar Rp135 per lembar saham.
Dalam seremoni listing NAIK di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (13/11/2024),Yana Maryanah, Sekretaris Perusahaan NAIK, mengemukakan, seluruh dana yang diperoleh dari hasil IPO, setelah dikurangi biaya-biaya emisi akan digunakan untuk modal kerja Perseroan. Sedangkan dana yang diperoleh Perseroan dari pelaksanaan waran seri I, jika dilaksanakan oleh pemegang waran, maka akan digunakan untuk modal kerja Perseroan.












