Adapun metode pembelian kembali saham akan dilaksanakan melalui transaksi di BEI dan WOOD akan memanfaatkan jasa perantara pedagang Efek.
Dia berharap, pelaksanaan buyback saham dapat menstabilkan harga dalam kondisi pasar yang fluktuatif, selain memberikan keyakinan kepada investor atas nilai saham WOOD secara fundamental.
“Pembelian kembali atas saham perseroan juga memberikan fleksibilitas bagi WOOD dalam mengelola modal jangka panjang, karena saham treasuri dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai optimal, jika perseroan memerlukan penambahan modal,” papar Wang.













