JAKARTA – PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk(SIDO) optimistis mampu mencatatkan pertumbuhan penjualan dan laba bersih lebih dari 5 persen untuk Tahun Buku 2025.
Proyeksi ini didukung oleh strategi pemasaran yang terarah, ekspansi internasional yang semakin kuat dan inovasi produk.
Berdasarkan siaran pers Sido Muncul yang diterbitkan Kamis (11/9), manajemen SIDO menyebutkan bahwa kinerja Semester I 2025 menjadi pijakan bagi perseroan dalam menetapkan target kinerja keuangan. Pada 1H25, SIDO meraih penjualan bersih Rp1,83 triliun atau turun 4 persen (year-on-year).
Sementara itu, laba bersih di paruh pertama tahun ini sebesar Rp600 miliar atau terkoreksi 1 persen (y-o-y).
Namun SIDO mampu menjaga tingkat efisiensi, sehingga marjin laba bersih terpantau meningkat menjadi 33 persen dari 32 persen pada paruh pertama di 2024.
Manajemen Sido Muncul menilai, pencapaian itu mencerminkan ketangguhan perseroan dalam menghadapi pelemahan konsumsi rumah tangga dan kondisi makroekonomi yang menantang.
“Kami menekankan strategi pemasaran yang fokus pada inisiatif dengan tingkat pengembalian tinggi, terutama untuk menarik minat millennial dan Gen-Z,” sebut manajemen SIDO.
Pada sisi profitabilitas, laba operasional SIDO tercatat Rp746 miliar dengan marjin operasional naik menjadi 41 persen dari sebelumnya 40 persen.















