Sedangkan pada pukul 16.00 WIB di hari yang sama, kata Roy, perolehan suara PSI sudah naik menjadi 2.393.772.
“Jam 16.00 WIB, jadi terpaut 6 jam sesudahnya 2.393.772. Artinya sudah naik,” ucapnya. Roy tak menampik jika kenaikan perolehan suara bisa terjadi di partai mana saja.
Hanya saja, khusus yang diperoleh oleh PSI ini kenaikannya sangat tidak wajar.
“Kita lihat selisihnya, 2.393.772 dikurangi 2.319.968 itu adalah 83.343 dan itu berasa dari 110 TPS, udah gampang aja dihitung. Kalau 83 ribu dari 110 TPS itu berarti 1 TPS isinya berapa? 757,” terangnya.
Menurutnya, suatu hal yang mustahil jika dalam satu TPS seluruh warganya memilih PSI. “Sangat tidak normal, karena satu TPS itu kan maksimal isinya 300 dan nggak mungkin 1 TPS milih PSI semua, kan nggak mungkin,” pungkasnya.












