Pendapatan SMMA dari penjaminan atau underwriting asuransi turun 21,7% jadi Rp 18,035 triliun pada 2023.
Selain itu, pendapatan dari sumber lainnya terpangkas 60,8% jadi Rp 254,03 miliar. Perseroan tidak mencatatkan laba dari penjualan investasi jangka pendek pada 2023.
Pada periode sama 2022, SMMA mencatat laba dari penjualan investasi jangka pendek sebesar Rp 880,7 miliar.














