JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyambut positif program kolaborasi Kementerian Ketengakerjaan-Kementerian Sosial dan Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS) yang mengintegrasikan program ketenagakerjaan dengan kesejahteraan sosial agar tak berjalan terpisah.
“Kolaborasi integrasi Kemnaker-Kemensos-DNIKS sesuai Program Asta Cita poin 3 dan 4 Presiden Prabowo Subianto, yakni dapat dilakukan dalam penciptaan lapangan kerja berkualitas dan pengembangan kewirausahaan; dan peningkatan kualitas SDM, ” ujar Yassierli saat menerima audiensi Ketua Umum DNIKS, Ahmad Effendy Choirie dan jajarannya di kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (18/9/2025).
Ikut mendampingi Menteri Yassierli, Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Kemnaker (Binapenta dan PKK), Darmawanyah, lalu Staf Khusus Kementerian Ketenagakerjaan RI, Prof Dr Sukro Wahab, Dirjen Binalavotas Agung Nur Rohmad.
Sedangkan dari Pengurus DNIKS hadir, antara lain Sekjen DNIKS Sudarto, Waketum DNIKS Rudi Andries, Dian Novita Susanto, Sekretaris Badan Pakar DNIKS, Manimbang Kahariyadi dan Ketua bidang Informasi dan Komunikasi A Eko Cahyono.
“Fokus Kemnaker saat ini adalah disabilitas tunadaksa, tunarungu yang usia kerja,” ujar Yassierli lagi.














