LONDON – Skuat yang dimiliki Chelsea hingga akhir 2024 dinilai sebagai yang paling mahal sepanjang sejarah. Hanya saja, skuat yang mahal itu tidak tercermin dengan hasil yang diraih di atas lapangan.
Belanja jor-joran Chelsea sejak kepemilikian klub itu diambil alih taipan Amerika Serikat Todd Boehly tidak membuahkan hasil membanggakan di lapangan.
The Blus belum meraih satu gelar pun baik di kompetisi domestik maupun di Eropa sejak ditinggal Roman Abramovich, taipan Rusia yang dipaksa tinggalkan Inggris oleh pemerintah. Justru Chelsea terus terpuruk sebelum sedikit bangkit pada musim 2024-2025 ini.
Perihal tentang skuat termahal sepanjang sejarah Chelsea terungkap dalam laporan tahunan European Club Finance and Investment Landscape, sebuah komisi yang berada di bawah konfederasi sepakbola Eropa atau UEFA.
Komisi ini melakukan analisa terhadap semua nilai transfer klub-klub di liga-liga top Eropa. Studi mereka menemukan bahwa klub-klub Premier League tercatat sebagai klub paling besar mengeluarkan biaya untuk belanja pemain.
Ditemukan bahwa nilai transfer klub-klub Premier League meningkat 17% dari rekor sebesar 2,1 miliar euro pada 2023.
Dari 20 skuat paling mahal di dunia, sembilan di antaranya adalah klub-klub yang bermain di Premier League. Dan, dari sembilan skuat termahal di Premier League itu, Chelsea menempati urutan teratas.













