JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) alias SIG melalui anak usahanya, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SMCB) memutuskan untuk menggandeng Taiheiyo Cement Corporation untuk mengembangkan dermaga dan fasilitas produksi di Pabrik Tuban, Jawa Timur.
Manajemen SMGR dalam siaran pers yang dikirim melalui surat elektronik, Jumat (20/12), proyek tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas ekspor terak dan semen tipe khusus (Tipe V), khususnya ke pasar Amerika Serikat.
“Dengan nilai investasi sebesar Rp1,4 triliun, proyek ini mencakup sejumlah pengembangan fasilitas dermaga maupun pabrik. Salah satunya adalah peningkatan kapasitas terminal khusus dari 15.000 Deadweight Ton (DWT) menjadi 50.000 DWT,” demikian disampaikan manajemen SMGR.
Penambahan kapasitas ini dilakukan dengan membangun jetty trestle dan jetty platform baru yang terhubung dengan existing jetty. Untuk mendukung produksi, proyek ini juga mencakup pembangunan fasilitas blending silo system berkapasitas 8.000 ton, clinker silo system berkapasitas 15.000 ton dan dua cement silo system yang masing-masing berkapasitas 18.000 ton.
Selain itu, proyek ini juga melibatkan pemasangan fasilitas transport berupa tube conveyor sepanjang 4,1 kilometer, tripper conveyor dan ship loader berkapasitas 1.000 tons per hour (tph) yang berfungsi mengirim semen curah dari pabrik menuju kapal yang bersandar di dermaga.















