JAKARTA – PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham beredar, seiring dengan adanya pola penurunan harga saham perseroan yang sebelumnya sempat mencapai level tertinggi 550.
Mengacu pada data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham SMIL sempat menyentuh level tertinggi di posisi 550 pada 24 April 2025, namun selanjutanya saham emiten penghuni baru indeks Kompas100 ini berada dalam kecenderungan melemah.
Sekadar informasi, berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek SMIL per Mei 2025, jumlah pemegang saham perseroan terpantau melonjak menjadi 9.027 investor dari bulan sebelumnya yang hanya 5.810 investor.
Direktur Utama SMIL, Hadi Suhermin mengungkapkan, perseroan akan melakukan buyback saham dengan kesiapan dana Rp20 miliar.
“Aksi buyback saham dilakukan karena harga saham perseroan tidak mencerminkan kondisi sesungguhnya, periode buyback akan dilakukan pada Juli-September 2025,” katanya di Jakarta, Rabu (25/6).
Dia menyebutkan, baru-baru ini SMIL meraih restu pemegang saham untuk membagikan dividen sebesar Rp32,3 miliar atau setara Rp3,69 per saham.
Adapun Adapu tanggal cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 26 Juni 2025, sedangkan ex dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 30 Juni 2025.















