“Saya meyakini bahwa permintaan kendaraan listrik baik roda empat maupun roda dua di Indonesia maupun di kawasan ASEAN kedepan akan terus meningkat. Indonesia dapat dijadikan industrial base produksi Electric Vehicle (EV) untuk dipasarkan di kawasan ASEAN maupun di Indonesia sendiri,” kata Airlangga kemarin (26/7/2022).
Dunia mulai beralih dari memproduksi kendaraan berbahan bakar fosil ke listrik. Ini sejalan dengan kebijakan transisi energi Indonesia yang berkomitmen untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) di tahun 2060 serta Nationally Determined Contributions (NDCs) pengurangan emisi karbon 29% pada tahun 2030.
Transportasi Publik
Sementara itu, pengamat transportasi Djoko Setijowarno mengapresiasi pemerintah Jakarta yang telah menyediakan sejumlah bus transjakarta berbahan bakar listrik.
Inisiasi ini diapresiasi dan hendaknya bisa didorong penggunaannya untuk daerah lain di indonesia.
“Untuk peta Jakarta tidak begitu pesimis, SDM bagus, perencanaan bagus dan yang mengawasi banyak. Di Daerah itu tidak banyak peduli, padahal bisa sekali ditiru, pusat harus dorong ke daerah,” katanya.
Saat ini ada 11 layanan Bus Rapid Transport (BRT) tersedia di seluruh Indonesia.
“Di Surabaya akan ada dua koridor yang menggunakan bus listrik, begitu juga Bandung. Jadi, Pemerintah daerah bisa mulai menggunakan bus listrik lewat BRT ini,” ujarnya.















