Lebih lanjut dia mengungkapkan, hingga akhir Juni 2020, OJK juga memeriksa 15 Perusahaan Efek dari Program Pemeriksaan Rutin 2020 terhadap 40 Perusahaan Efek.
OJK pun sedang memeriksa 24 Manajer Investasi (MI) dari Program Pemeriksaan Rutin 2020 terhadap 30 MI dan produk investasinya.
Sampai akhir semester pertama tahun ini, OJK sedang memeriksa 14 emiten dari Program Pemeriksaan Rutin 2020 terhadap 32 emiten/perusahaan publik.
Yunita menambahkan, pihaknya tengah melakukan proses pemeriksaan terhadap satu Kantor Akuntan Publik (KAP) dan satu Akuntan Publik.













