Indonesia memiliki pengaruh yang sangat besar di dunia, sehingga diharapkan Indonesia dapat menghasilkan 42 juta ton minyak sawit untuk kebutuhan tahun 2020, meningkat dari estimasi produksi tahun 2014 sebesar 29,5 juta ton.
Indonesia selama ini gigih menegaskan bahwa komoditi tersebut sebagai produk yang sustainable dan inklusif, banyak melibatkan petani dan berperan mengurangi kemiskinan.
Kepada Rompuy, Presiden Jokowi juga mengundang investor Eropa untuk menanamkan investasinya di Indonesia.
“Uni Eropa menempati urutan nomor dua terbesar investasinya setelah Jepang, sehingga kita harus terus membina hubungan agar investasinya bertambah,” pungkasnya.














