Ditetapkannya Soeharto sebagai pahlawan nasional seharusnya tidak menghapus sejarah kejahatan hak asasi manusia pada masa Orde Baru dan tidak akan bisa memanipulasi pengetahuan generasi saat ini mengenai perjalanan sejarah di masa lalu.
Kelima, setelah Prabowo menetapkan Soeharto sebagai pahlawan nasional, semakin lengkaplah beban politik Prabowo sebagai Presiden.
Kepemimpinannya pada pemerintahan ini akan terus dicatat oleh sejarah sebagai pemerintahan yang mengabaikan HAM, memundurkan demokrasi dan memanipulasi sejarah.













