JAKARTA – Penampilan cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka dalam Debat Cawapres, Minggu (21/1/2024) lalu, masih menjadi perbincangan hangat publik di tanah air.
Termasuk juga anggota Dewan Pakar Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Alexander Sonny Keraf.
Mantan Menteri Negara Lingkungan Hidup 1999-2001 itu mengatakan debat capres-cawapres harusnya menjadi uji gagasan dan program dengan mengedepankan aspek akademis, teknokratis, dan dimensi ideologis.
Debat capres-cawapres bukanlah ‘kelompencapir’ ala Orde Baru. Dalam pertemuan ‘kelompok pendengar, pembaca, dan pemirsa’ kala itu, Soeharto melakukan tebak-tebakan dengan para petani,” sindir Sonny.
Menurutnya, hal-hal teknis seperti ‘greenflation’, dan ‘carbon capture’ tak perlu dipertanyakan dalam forum selevel debat capres.
Harusnya debat itu memaparkan visi misi serta bagaimana menjabarkan program secara akademis dan teknokratis serta apakah secara ideologis sudah sesuai dengan Pancasila, UUD 1945 dan cita-cita berdirinya bangsa ini.
Sehingga dalam kontestasi memilih pemimpin tertinggi bangsa, selain melihat visi misi kandidat, masyarakat untuk memilih calon pemimpin dengan karakter dan figur yang memiliki kredibilitas serta integritas tinggi, terutama pada komitmen pemberantasan korupsi.















