JAKARTA-S&P melanjutkan penurunan 1.15% di akhir pekan lalu ke level terendah sejak bulan Mei’14 seiring kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Sementara itu, EIDO mencatatkan penurunan 1.04%. Kekhawatiran yang sama turut mendorong pelemahan sejumlah komoditas dengan harga minyak Brent turun 1.4% dan kini berada di level terendah dalam tiga tahun terakhir. Penurunan juga melanda sejumlah komoditas metal LME. “Sentimen negatif yang membayangi bursa AS turut mendorong pelemahan bursa Asia hari ini. Kami melihat sentimen yang sama berpotensi menekan pergerakan IHSG. Rupiah pagi ini menguat tipis 0.02% ke level Rp12,220/US$,” ujar analis valas PT Samuel Sekuritas, Lana Soelistianingsih dalam riset hariannya di Jakarta, Senin (13/10).














