Ketua BPPSPAM Bambang Sudiatmo menjelaskan total investasi pembanguann SPAM Regional Metropolitan Bandung Raya Wilayah Selatan Tahap 1 sebesar Rp 253 miliar yang terdiri dari dana APBN di Kementerian PUPR sebesar Rp 58 miliar dan APBD Provinsi Jabar sebesar RP 195 miliar.
Dukungan anggaran Rp 58 miliar terdiri dari Rp 19 miliar dari Ditjen Sumber Daya Air (SDA) yang digunakan untuk pembangunan unit air baku berupa pembangunan bak pra sedimentasi berkapasitas 700 liter/detik, jaringan pipa transmisi air baku sepanjang 3 Km.
Kemudian pembangunan unit produksi berupa instalasi pengolahan air minum kapasitas 350 liter/detik, reservoir air bersih berkapasitas 6.000 m3 dan bangunan operasi SCADA dengan anggaran Rp 40 miliar melalui Ditjen Cipta Karya. Sementara Pemerintah Provinsi Jawa Barat membangun jaringan pipa distribusi utama sepanjang 33 Km dengan biaya investasi Rp 195 miliar.
SPAM Regional Metropolitan Bandung Raya akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jabar yakni PT. Tirta Gemah Ripah dimana hasil pengolahan air minum akan dibeli oleh PDAM Tirta Wening Kota Bandung dan PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung untuk selanjutnya disitribusikan kepada para pelanggan.













