JAKARTA-Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan stok pangan siap untuk mencukupi kebutuhan masyarakat di Tanah Air menghadapi Lebaran 2018.”Kami memantau stok seluruh Indonesia, stok siap di mana-mana di seluruh Nusantara,” kata Amran Sulaiman setelah memberikan pengarahan dalam rangka Rapat Koordinasi Gabungan Serap Gabah Petani, Optimalisasi Alsintan, dan Luas Tambah Tanam Tahun 2018 di Kementan, Jakarta, Selasa, (5/6/2018)
Menurut Amran, pemantauan stok terhadap beras dan beragam komoditas pangan lainnya merupakan tujuan pertama dari digelarnya rapat koordinasi gabungan tersebut. Stok beras juga bisa ditambah sekitar 1,5 juta ton dari stok beras yang ada saat ini.
Amran juga menuturkan bahwa berbagai pihak terkait juga terus berkoordinasi baik untuk menambah stok, memperluas area tanam lahan pertanian, serta meningkatkan produktivitas hasil pertanian.
Sebelumnya, Kementerian Pertanian yakin program swasembada bawang putih pada 2021 sehigga pemenuhan kebutuhan komoditas pangan tersebut bisa dilakukan dari dalam negeri. Hal ini mengacu pada peta jalan, untuk swasembada bawang putih membutuhkan produksi bawang putih 550.000 ton dengan areal tanam 80.000 hektare. “Program ini harus dikejar dan diwujudkan. Kita harus mampu membalikkan dari kondisi saat ini, di mana 96 persen konsumsi bawang putih dipenuhi dari impor. Tahun 2021 harus menjadi swasembada bahkan ekspor,” ujarnya.













