JAKARTA-Industri elektronika di Indonesia diyakini akan semakin kuat struktur manufakturnya seiring masuknya sejumlah investor baru. Peningkatan investasi ini selain dapat memacu kapasitas produksi dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor, juga diharapkan menghasilkan produk substitusi impor.
“Industri elektronika ini terus kami genjot pengembangannya agar mampu berperan sebagai sektor penghasil devisa yang signfikan, dan sektor ini menjadi industri berbasis dalam negeri,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Sabtu (20/7).
Menperin mengungkapkan, salah satu investor industri elektonik yang telah menyatakan minatnya bakal menggelontorkan dananya di Indonesia, yaitu Compal Group.
“Compal adalah salah satu produsen produk Apple seperti iPad dan iWatch yang akan masuk ke Indonesia,” jelasnya.
Airlangga menambahkan, Compal sedang mencari lokasi baru untuk basis produksinya. Salah satu lokasi yang dibidiknya adalah Indonesia.
“Mereka lagi mengkaji. Dalam penjajakannya, mereka melihat lokasi baru di ASEAN dan akan minat masuk investasi di Indonesia,” tuturnya.
Menperin pun menyambut baik rencana investasi dari Compal Group tersebut. “Dengan adanya fasilitas insentif tax holiday yang kami tawarkan, mereka sangat tertarik untuk berinvestasi di Indonesia,” ujarnya.













