Sebelumnya, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyebutkan, empat langkah strategis yang akan dijalankan pemerintah dalam mengakselerasi pengembangan industri elektronika di Indonesia agar mampu memasuki era industri 4.0
Keempatnya yaitu menarik pemain global terkemuka dengan memberikan paket insentif menarik dan mengembangkan kemampuan dalam memproduksi komponen elektronik yang bernilai tambah tinggi.
Selanjutnya, meningkatkan kompetensi tenaga kerja dalam negeri melalui berbagai program pelatihan agar semakin terampil dan inovatif sesuai kebutuhan dunia industri saat ini serta mengembangkan pelaku industri elektronik dalam negeri yang unggul untuk mendorong transfer teknologi ke industri serupa lainnya.
“Kami juga terus berupaya agar industri elektronika di Indonesia mengurangi ketergantungan kepada bahan baku atau komponen impor. Untuk itu, kami memacu industri elektronik dalam negeri agar tidak hanya terkonsentrasi pada perakitan, tetapi juga terlibat dalam rantai nilai yang bernilai tambah tinggi,” tegasnya.
Menperin menambahkan, pemerintah sedang menyiapkan insentif fiskal yang disebut super deductible tax atau pengurangan pajak di atas 100 persen. Selain guna mendorong industri agar terlibat dalam program pendidikan vokasi, insentif ini dapat dimanfaatkan bagi yang berkomitmen melakukan riset untuk menciptakan inovasi.












