Mestinya, lanjut Tulus, gas alam cari (LNG) jangan terlalu banyak yang diekspor. Sehingga pemerintah bisa berhemat dalam penggunaan gas, misalnya untuk pembangkit listrik PLN dan transportasi.
Justru yang aneh itu, kata Tulus, kenapa pemerintah tak mau membangun kilang minyak baru. Padahal 7 kilang minyak yang ada sudah tua, sementara Thailand saja sudah membangun kilang minyak berkapasitas 600.000 barel/hari. “Mafia minyak memang menghambat tak inginkan kita punya kilang minyak baru, supaya impor terus,” imbuhnya. **cea














