Sementara itu, Indekstat juga melakukan survei tentang simulasi pasangan tokoh potensial Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden.
Hasilnya, dalam beberapa skenario simulasi pasangan, Ganjar cenderung unggul terhadap pasangan lainnya ketika berpasangan dengan Erick Thohir atau Ridwan Kamil, namun cenderung kompetitif ketika head to head dengan pasangan Prabowo – Gus Muhaimin.
Dalam simulasi 3 tokoh dengan suara tertinggi, peringkat pertama Ganjar berada di angka 35,5%, kedua Prabowo Subianto yang cenderung stagnan di angka 28,2% dan posisi ketiga Anies Baswedan 24,7%.
Dalam survey ini juga terdapat tokoh yang mengalami peningkatan suara secara signifikan sehingga menempati posisi ke-4 yaitu Ridwan Kamil dengan suara 8,3%.
Meningkatnya elektabilitas Ridwan Kamil memengaruhi suara Anies dan Prabowo di Jawa Barat dimana Jawa Barat merupakan arena kompetesi Anies dan Prabowo.
Sementara Ganjar untuk pulau Jawa dominan di Jawa Tengah dan sebagian besar Jawa Timur.
Sehingga ketika Ganjar dan Ridwan Kamil dipasangkan suaranya cukup kuat berada di angka 35% dalam simulasi 3 pasang.
Prabowo cukup kuat ketika berpasangan dengan Gus Muhaimin dengan trend elektabilitas di angka 25-27%.
Namun, ketika tidak dipasangkan dengan Gus Muhaimin suara Prabowo cenderung turun hususnya di Jawa Timur.
Sementara itu, Anies Baswedan dalam simulasi pasangan cenderung memiliki elektabilitas sedikit lebih unggul ketika berpasangan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 22-28% dalam simulasi 3 pasangan dan kuat di DKI-Banten.













