Ia mengulas, bahwa konstruksi survei ini mengukur tiga aspek fundamental.
“Pertama, seberapa besar soliditas kepemimpinan politik pemerintahan saat ini, kedua, dukungan dan peran wakil presiden dalam mengoptimalkan kinerja kabinet dan pencapaian misi Astacita. Terakhir, peran kabinet sebagai pelaksana dari seluruh agenda program pemerintahan,” terang Ali.
Di tempat yang sama, Direktur LPI Boni Hargens mengapresiasi temuan survei LPI.
Merespon hal itu, menurut Boni, survei ini sangat rasional dan masuk akal bila mayoritas responden memberikan penilaian dengan skor performa terbaik berada di Menkopolkam Budi Gunawan.
“Pak BG ini memang layak terbaik, dan memberikan kontribusi signifikan terhadap pemerintahan di bidang stabilitas politik dan keamanan yang berdampak terhadap kemaslahatan negara dan bangsa ini. Selain itu, terobosan-terbosan yang dilakukan juga kongkrit yang berdampak pula terhadap kepentingan umu, terutama stabilitas politik dan keamanan,” pungkas Boni.
Survei itu dilakukan sejak 20-25 Februari 2025 yang dilakukan di 29 provinsi.
Metode survei LPI menggunakan tehnik wawancara melalui kuesioner dengan 1700 responden.
Sementara pengambilan sample yang digunakan yaitu, multistage sampling (kombinasi dari simple random sampling dan cluster sampling), metode ini sangat efisien untuk penelitian dengan populasi yang luas atau sulit dijangkau.















