Dalam konteks inilah, Rm Markus Solo SVD, pejabat Vatikan satu-satunya dari Indonesia ini menekankan, dialog merupakan pencarian kebenaran bersama yang berakar pada kebebasan. SVD berkomitmen sebagai “pembangun jembatan” dan “pelintas batas” melalui dialog profetis, kenabian.
Komunikasi dengan penguasaan bahasa merupakan jembatan perdamaian bagi dunia dalam segala dimensinya, Komunikasi dan bahasa negara destinasi karya harus menjadi sarana storytelling yang disebarkan salah satunya melalui berbagai kanal digital untuk mengembalikan martabat manusia.
Dalam posisi ini, dialog (bukan perdebatan) terjadi. Dengan terjadinya dialog atau perjumpaan, perdamaian sangat mungkin tercapai.














