JAKARTA-Tabayyun dalam kehidupan sehari-hari di Agama Islam sangat penting. Apalagi menyangkut pokok permasalahan yang belum jelas dan kesimpangsiuran.
Untuk itu mencari kejelasan tentang sesuatu hal, hingga jelas benar keadaannya wajib dilakukan oleh umat Islam.
Hal ini yang menjadi alasan oleh Rudi Valinka atau dikenal dengan pemilik akun twitter @kurawa ungkap saat menulis buku ‘A Man Called Ahok’.
Rudi hadir bersama Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut Basuki Tjahaja Purnama (BTP) dan Titi Rajo Bintang hadir dalam acara bedah bukun ‘A Man Called Ahok’ di BPU Ruma Gorga Mangampu Tua 2, Pondok Bambu, Jakarta Timur.
Acara bedah buku ini terbatas untuk 100 orang, yang sebagian besar terdiri dari kaum ibu-ibu dimoderatori oleh Nong Darol Mahmada.
Rudi menjelaskan alasannya, menulis buku tersebut, yakni bertabayyun atau mengkonfirmasi kehidupan Ahok yang kini terjerat hukum atas dugaan penodaan agama, hingga menimbulkan polemik nasional.
“Tabayyun dalam kehidupan sehari-hari penting. Makanya, saya harus tabayyun dulu, saya konfirmasi. Sebelumnya saya pernah berpikir, mana ada maling mau ngaku. Akhirnya saya cari bukti. Saya ke Belitung Timur dan orang-orang terdekat Pak Ahok,” ucap Rudi, Selasa (17/1).












