Sepanjang tahun 2024, asuransi properti, asuransi kendaraan dan asuransi kesehatan menjadi tiga lini bisnis yang memberikan kontribusi terbesar atas pencapaian pendapatan premi perusahaan, dimana ketiganya memberikan
kontribusi sebesar Rp2,4 triliun atau sekitar 82% dari total premi perusahaan.
Sompo Insurance berhasil mempertahankan kinerja sehat perusahaan, dimana per akhir Desember 2024, risk based capital (RBC) tercatat sebesar 242%, jauh di atas threshold yang ditetapkan regulator yakni sebesar 120%.
Sedangkan rasio kecukupan investasi perusahaan tercatat sebesar 168%.
Dari lini bisnis syariah, Sompo Insurance mencatatkan surplus dana tabarru sebesar Rp60,1 miliar, tumbuh 32,1%
(YoY) dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara RBC tercatat di level 679%, jauh di atas ketentuan regulator.
Merujuk kepada regulasi Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”) yang mewajibkan perusahaan asuransi untuk melakukan spin off dari Unit Usaha Syariah (“UUS”) nya paling lambat Desember 2026, di bulan November 2024, Sompo Insurance telah menayangkan pengumuman rencana pemisahan unit kerja syariah.
Sompo Insurance merupakan salah satu penyedia asuransi umum multinasional besar di Indonesia.
Menginjak perjalanan ke-50 tahun dedikasinya bagi masyarakat Indonesia, Sompo Insurance senantiasa berkomitmen dalam memberikan perlindungan menyeluruh untuk perlindungan aset-aset, keuangan dan kesehatan nasabah. Solusi-solusi ini telah dikembangkan secara cermat untuk menyelaraskan dengan kebutuhan masyarakat dan komunitas bisnis Indonesia yang terus berkembang.















