Priyo memandang peran kedua lembaga penegak hukum itu akan mendorong Munaslub berjalan bersih, sesuai dengan hasil kesepakatan rapat pleno Partai Golkar. “Kami membuka diri untuk diawasi. Jika ada yang tampil super wah, maka penegak hukum dapat menggunakan kewenangannya,” jelasnya.
Mantan Ketua Umum MKGR ini juga mengusulkan agar akademisi, cendekiawan, pengamat politik, dan aktivis antikorupsi turut memantau Munaslub Partai Golkar. “Usulan-usulan seperti itu muncul dalam rapat pleno Partai Golkar di kantor DPP Partai Golkar, kemarin,” pungkasnya. **aec














