Damianus juga mengatakan warga dari tiga gendang dari wilayah Poco Leok yakni Gendang Manong, Gendang Cako dan Gendang Lelak, telah bersepakat secara suka rela bantu PLN dalam proses pembukaan jaringan listrik ke wilayah Poco Leok.

“Kami juga siap jemput kendaraan PLN kalau masuk wilayah Poco Leok, dalam pendropingan tiang listrik, kabel dan saat pemasangan tiang,” ucap Damianus.
Senada dengan Damianus, Hironimus Dowat, juga mendesak PLN agar segera merealisasikan penerangan listrik sebagian wilayah di Poco Leok.
“Kami mohon dengan sangat rendah hati kepada pimpinan PLN, agar kami bisa menikmati listrik seperti masyarakat lain di Manggarai. Karena pada bulan Agustus tahun 2024 ini kami ada acara adat,” ucap Hironimus, warga gendang Manong.
Merekapun memberikan jaminan kenyamanan terhadap pegawai PLN saat menjalankan aktifitas pembukaan jaringan baru di wilayah tersebut.
Sementara Manager PLN UPPK Flores, Albertus Koko, menyebutkan perluasan jaringan listrik untuk wilayah Poco Leok, khususnya Cako, Mano dan Lelak, masuk dalam perencanaan PLN sebelumnya.
“Pada tahun 2023 lalu, kami dari PLN UPPK Flores, sudah mulai start kegiatan di wilayah Poco Leok, namun ada kendala social maka kami hentikan sementara waktu,” ucap Albertus Koko.














