JAKARTA, BERITAMONETER.COM – Di balik keseruan berkeliling melihat satwa eksotis dari dekat, Taman Safari Indonesia (TSI) ternyata menyimpan kisah panjang sebagai lembaga konservasi kelas dunia yang telah berperan besar dalam menyelamatkan ribuan satwa liar di Indonesia.
Sejak pertama kali berdiri pada April 1981 dengan pembukaan The Great Taman Safari Bogor di Cisarua, lembaga ini telah menjadi pelopor dalam upaya penyelamatan, rehabilitasi, hingga reintroduksi satwa langka ke habitat aslinya. Kini, lebih dari 673 spesies dan 22.963 individu satwa hidup dan dirawat di bawah naungan TSI.
Setiap tahunnya, lebih dari 5 juta pengunjung datang menikmati keindahan dan edukasi konservasi yang disajikan melalui berbagai taman bertema di seluruh Indonesia.
Perjalanan panjang Taman Safari Indonesia terus berkembang dengan hadirnya The Grand Taman Safari Indonesia Prigen di Pasuruan (1997), The Amazing Taman Safari Bali, The Fantastic Beach Safari Batang, Jakarta Aquarium & Safari, Solo Safari, serta destinasi terbaru seperti Marine Safari Bali, Varuna Bali, dan Enchanting Valley Bogor.
Tak hanya mengelola taman satwa, TSI juga mengembangkan sejumlah unit bisnis wisata berkelanjutan seperti Royal Safari Garden, Safari Resort, Baobab Safari Resort, Mara River Safari Lodge, hingga gerai oleh-oleh khas Safari Wonders.















