“Kami berharap keberadaan Patung St. Yosef dan Taman Doa Devosi di Biara Susteran KSSY di Desa Gorontalo dapat menambah spot religi Katolik yang baru bagi para peziarah. Penambahan spot-spot ziarah baru ini akan makin memperkuat posisi destinasi religi Katolik di Labuan Bajo dan Flores yang harapannya akan menjadi pusat spiritualitas iman Katolik,” ujar Frans.
“Taman ini juga berpotensi menjadi referensi spot religi baru dalam Travel Pattern Pariwisata Religi Katolik, yang menawarkan pengalaman rohani yang terstruktur dan bernilai tinggi. Selain itu, destinasi ini diharapkan menjadi acuan baru bagi wisata religi lainnya dan mendukung keberlanjutan pariwisata berbasis spiritualitas di kawasan tersebut,” terang Frans
Vikaris Jenderal Keuskupan Labuan Bajo, RD. Rikard Manggu, Pr. berharap, hadirnya Patung St. Yosef dan Taman Doa Devosi di Biara Susteran KSSY di Desa Gorontalo dapat menjadi destinasi wisata rohani baru dengan program terpadu selain menjadi pusat spiritualitas di Labuan Bajo.
“Taman Doa St. Yosef di Gorontalo akan menjadi salah satu pusat spiritualitas (oase rohani) bagi umat Katolik yang sedang berziarah di tengah perjalanan hidup mereka. Serta hadirnya Taman Doa ini diharapkan menjadi destinasi religi baru, yang memberikan nilai tambah signifikan bagi pariwisata Labuan Bajo,” imbuhnya.














