Dikatakan Sis, BPA DNIKS akan menyuarakan dan mengadvokasi agar bisa terlibat dalam penyediaan Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak didik pada sekolah-sekolah Luar Biasa sesuai menu ragam disabilitas.
“Sehubungan dengan program efisiensi anggaran maka program-program DNIKS lebih disederhanakan dan yang memungkinkan dapat dilaksanakan,” tuturnya.
Ditempat yang sama, Wakil Ketua BPA DNIKS Prof Dr Budiharjo mendorong agar DNIKS memperluas cakupan program dalam pembangunan kesejahteraan sosial, sehingga tidak terbatas pada rumpun rehabilitasi sosial, tapi meliputi bidang lain, seperti Pendidikan, Kesehatan, dan lain-lainnya.
“Untuk itu, maka dipandang perlu mengkaji ulang UU No.11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial dalam forum seminar, kajian akademik untuk menguatkan dan memperkokoh posisi Sosial dalam Pembangunan Nasional yang berkelanjutan,” pungkasnya.***














