Pertama, indikator penegakan hukum dan keamanan siber.
Kedua, persepsi publik terhadap kinerja Polri.
Ketiga, dukungan dan harapan masyarakat terhadap institusi Polri dan keempat, reformasi Polri.
Direktur Eksekutif CISA, Herry Mendrofa menjelaskan bahwa secara umum persepsi publik terhadap Polri sangat positif dan itu terlihat dari data survei.
Menurutnya, mayoritas masyarakat puas dengan kinerja Polri dan berharap dapat menjadi simbol supremasi sipil. .
“Berdasarkan data survei, menggunakan empat indikator, gakum dan keamanan siber, kinerja Polri, dukungan dan harapan publik terhadap institusi Polri serta reformasi kepolisian secara umum semua hasilnya positif, masyarakat puas dan berharap agar Polri dapat menjadi simbol supremasi sipil,” ulas Herry.
Berdasarkan data survei tentang kepuasan kinerja Polri, sebesar 72 persen (kumulatif).
Sedangkan 19,9 menjawab masih buruk, dan terakhir sebesar 8,1 persen responden menilai tidak tahu atau memilih untuk tidak menjawab.
Paralel dengan itu, publik juga berharap agar Polri dapat menjadi simbol supremasi sipil. Dari temuan survei CISA,
Sebanyak 77 persen masyarakat mendukung (kumulasi dari penilaian cukup mendukung, mendukung, dan sangat mendukung) sisanya, sebanyak 6 persen responden menjawab tidak mendukung dan terakhir sebesar 17 persen responden menilai tidak tahu atau memilih untuk tidak menjawab.













