Menurut Cholid, dana tersebut sudah ditransfer 7,4T ke 389 daerah oleh Kementrian Keuangan. Kemenkeu perlu berkordinasi dengan Kemendagri dan Kementrian Desa dalam pelatihan teknis, pengaturan penggunaan dana desa dan pendampingan.
Sementara itu Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menuturkan pada asumsi makro ini, ia mengajukan pertumbuhan ekonomi pada range 5,8 persen sampai 6,2 persen. “Tentunya akan menjadi perdebatan karena melihat perlambatan di triwulan I tahun 2015. Tentu nantinya bisa didiskusikan lebih lanjut bahwa yang namanya estimasi bersifat dinamis”, jelasnya. **cea














