Demikian juga dengan President and CEO Maybank Group, Datuk Farid yang telah bekerja sama dengan Manajemen BII. “Pengangkatan Datuk Farid sebagai Komisaris mencerminkan komitmen kuat Grup Maybank dalam mendukung pertumbuhan bisnis Bank dan pembangunan ekonomi Indonesia,” tambah Tan Sri Megat.
Taswin Zakaria, warga negara Indonesia, Komisaris Independen BII sejak 2003. Dia juga Komisaris Independen pada PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (anak perusahaan dari SATS Singapore), jabatan yang dipegangnya sejak 2005. Taswin Zakaria sebelumnya menjabat Presiden Direktur PT Indonesia Infrastructure Finance pada periode 2010 dan 2011. Sebelum menjadi anggota Dewan Komisaris BII, Taswin Zakaria menjabat Direktur Barclays Bank Plc untuk Indonesia dan Kepala Regional Asia pada Alternate Capital Market/Islamic Finance. Beliau juga menjabat Vice President Deutsche Bank AG Jakarta dan Kepala Divisi Debt Capital Market dan Liability Risk Management. Taswin memulai karir perbankannya di Citibank NA Jakarta sebagai Kepala Divisi Corporate Restructuring dan Project Finance. Beliau memperoleh gelar Sarjana Akuntansi dengan predikat Cum Laude dari The Ohio State University pada 1991.
Sementara itu, Datuk Abdul Farid Alias, warga negara Malaysia yang memulai karirnya di Grup Maybank di Aseambanker pada 1992 setelah lulus dari Pennsylvania State University, Amerika 1991 dengan gelar sarjana akuntansi, dan mendapatkan gelar MBA di bidang Financial dari University of Denver, Amerika pada 1991. Dia juga telah menyelesaikan program Harvard Business School’s Advanced Management pada awal tahun ini. Farid memperluas karirnya di investment banking dan capital market di lembaga multinasional seperti Schroders dan JP Morgan, serta Malaysian International Merchant Bankers dan Khazanah Nasional Berhad, dengan jabatan terakhir sebagai Direktur Investasi dari 2005 hingga 2008. Sewaktu di Khazanah Nasional Berhad, dia menjabat di beberapa perusahaan publik seperti PLUS Expressway Berhad, UEM World Berhad, dan UEM Builders Berhad. Sejak bergabung dengan Maybank pada 1 Januari 2009, Farid menjabat Head of International Business dan kemudian menjadi Wakil Presiden dan Head, Global Banking (sebelumnya dikenal sebagai Global Wholesale Banking). Dalam perannya yang terakhir, dia bertanggung jawab dalam memimpin inisiatif regionalisasi Grup di investment banking, corporate banking, transaction banking dan global markets, yang juga merangkap asset management business.














