
Lebih jauh kata Politisi Partai Demokrat, diplomasi Indonesia, baik melalui parlemen tidak boleh terhalang oleh satu kawasan.
“Padahal, kita tahu kawasan Eropa Timur dan Balkan sangat penting, apalagi Rumania memiliki port internasional, yang bisa diakses melalui Istambul, Turki,” terangnya lagi.
Dia meminta agar Pemerintah Indonesia tidak melihat sebelah mata kekuatan ekonomi negara-negara Eropa Timur, khususnya Rumania.
Karena negara ini cukup unik dan memiliki kelebihan dibidang teknologi, misalnya Rumania menguasai teknologi pertahanan dan rekayasa cuaca.
“Mereka cukup ahli dibidang teknologi tersebut, tinggal kita mendorong ke arah yang lebih serius lagi,” tuturnya.
Disisi lain, sambung Putu, penduduk Rumania yang mencapai 20 juta jiwa menjadi potensi pariwisata agar bisa berkunjung ke Indonesia.
Makanya kerjasama sektor industri pariwisata perlu digenjot lagi, sehingga perlu ada penerbangan langsung Bukhares-Bali. Namun semua ini menjadi tantangan.
“Apalagi turis Indonesia yang mengunjungi Istambul, Turki cukup banyak. Sementara dari Istambul, Turki ke Bukhares, Rumania hanya satu jam perjalanan,” jelasnya.















