JAKARTA-Meski penerapan klasifikasi saham dengan hak suara multipel (multiple voting shares/MVS) dinilai tidak adil untuk pemegang saham publik, namun PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berharap pencatatan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang menerapkan MVS bisa diikuti oleh sejumlah perusahaan startup.
Harapan tersebut disampaikan oleh Direktur BEI, I Gede Nyoman Yetna dalam pidatonya dalam acara pencatatan perdana saham GOTO di Papan Utama BEI, Jakarta, Senin (11/4).
“GOTO merupakan Perusahaan Tercatat pertama yang menerapkan struktur permodalan dengan MVS,” katanya.
Dia menjelaskan, hak suara multipel yang melekat pada GOTO tersebut memberikan voting power yang lebih besar kepada para founder, dibandingkan dengan voting power yang dimiliki oleh pemegang saham biasa.
“Sehingga, kebijakan strategis perusahaan bisa sesuai dengan misi dan visi dari para pendirinya,” ucap Nyoman.
Dengan demikian, lanjut Nyoman, penerapan MVS oleh GOTO diharapkan dapat menjadi pembuka jalan bagi perusahaan startup lain untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) dan selanjutnya mencatatkan saham di BEI.
“Sehingga dapat mendukung pertumbuhan perusahaan dan perkembangan pasar modal Indonesia,” tuturnya.














