JAKARTA-Program lumbung pangan yang digadang pemerintah di Kalimantan Tengah mendapat sorotan belakangan, berkaitan dengan kabar bahwa ada kegagalan sebagian petani yang melakukan penanaman padi.
Hal ini telah menjadi perhatian banyak pihak dan membuat Senator DPD RI Dapil Kalteng, Teras Narang, menggali informasi dari kepala desa dan petani.
Dalam dialog yang digelar baru-baru ini, Teras menemukan fakta bahwa memang ada kendala teknis soal bibit dan pola tanam yang dikeluhkan petani.
Kendati demikian, ia juga mendengar langsung bahwa petani masih optimis dan melihat ada harapan dengan mulai dibangunnya infrastruktur jalan dan jembatan di kawasan pertanian.
“Jadi, perlu koordinasi yang lebih baik lagi sesuai kondisi setempat. Sebab food estate ini bahkan belum dimulai secara resmi. Baru dalam persiapan dan perencanaan sesuai konsepnya yang terintegrasi. Itu sebabnya saya berkali-kali mendorong agar program ini berkelanjutan. Harapan saya program ini berhasil” ujar Teras melalui siaran pers, Rabu (3/1/2021).
Teras menambahkan bahwa sejauh ini, konsep dan payung hukum food estate ini sendiri belum sepenuhnya dijabarkan pemerintah.
Sehingga apa yang terjadi di lapangan baru pra kondisi serta persiapan yang tidak bisa selesai dalam waktu singkat.














