Itu sebabnya Gubernur Kalteng periode 2005-2015 itu mengaku terus mengawal sembari menyerap aspirasi dari masyarakat yang pada awal pencanangan memiliki banyak perbedaan pendapat.
Sembari ia tak lupa menekankan pentingnya aspek keberlanjutan, sebab isu pangan sendiri telah menjadi isu global yang mesti diantisipasi agar tak memicu krisis pangan.
Menurutnya, lahan eks PLG yang jadi daerah lumbung pangan memang butuh penataan serta pengelolaan khusus.
Hal ini agar kerisauan dan trauma masa lalu terkait lahan ini bisa diantisipasi. Ia berharap seluruh pihak mengawal agar agenda nasional di Kalteng ini untuk kepentingan masa depan bangsa.
Tak lupa ia mengapresiasi jajaran pemerintah daerah yang sigap meninjau kondisi di lapangan.
“Saya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalteng dan Kabupaten Pulang Pisau serta aparatur terkait, yang telah memberikan respon positif dan langsung melihat keadaan yang senyatanya di lapangan” ujarnya.
Teras berharap dengan turun ke lapangan, pemerintah daerah juga dapat memberikan pendampingan serta dukungan pada petani.
Selain itu menjembatani gagasan dari petani dengan jajaran Kementerian Pertanian agar program ini dapat berjalan lancar dan berkelanjutan serta sukses.














