ADVERTISEMENT
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
  • Login
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
  • KEUANGAN
  • MAKROEKONOMI
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
Home Makroekonomi

Terima Lemhannas RI: Presiden Tegaskan Kembali Soal Green Economy

gatti Reporter : gatti
13 Okt 2021, 11 : 35 PM
3.1k 32
0
Keseriusan pemerintah terkait dengan Green Economy ditandai dengan akan dibangunnya Green Industrial Park seluas 20.000 ha yang berada di Kalimantan Utara pada bulan depan.

Gubernur Lemhannas RI Letjen TNI (Pur) Agus Widjojo (tengah) didampingi (dari ka-ki) Edi Permadi (Ketua Tim Kajian Bid. SKA), Marsdya TNI Wieko Syofyan Iwakil Gubernur), Komjen Pol Purwadi Arianto (Sestama), Reni Mayerni (Deputi Pengkajian Strategis) dan AM Putut Prabantoro (Taprof Bid. Ideologi dan Sosbud) memberikan penjelasan kepada media setelah acara pengarahan Presiden Joko Widodo kepada Alumni PPRA 62 dan Peserta PPSA 23, di Istana Merdeka, Rabu (13/10/2021)

3.2k
SHARES
6.3k
VIEWS
ADVERTISEMENT

JAKARTA-Presiden Joko Widodo menegaskan kembali kekayaan alam Indonesia harus dikelola melalui Green Economy dan Blue Economy.

Keseriusan pemerintah terkait dengan Green Economy ditandai dengan akan dibangunnya Green Industrial Park seluas 20.000 ha yang berada di Kalimantan Utara pada bulan depan.

Energi yang diperlukan untuk menghidupkan green industrial park akan diambilkan dari Sungai Kayan.

BacaJuga :

PPEKRAF Diajak Manfaatkan BLK Kemnaker Latih SDM Unggul

Jaya Real Property (JRPT) Bukukan Laba Rp1,30 Triliun di 2025, Tumbuh 15,3%

Scroll untuk lanjutkan membaca.

Demikian ditegaskan Presiden Joko Widodo dalam pengarahannya kepada Alumni peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) 62 dan peserta Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) 23 Lemhannas RI di Istana Merdeka, Rabu (13/10/2021).

Dalam kesempatan terpisah secara khusus Presiden meminta Edi Permadi, Koordinator Tim Kajian Sumber Kekayaan Alam (SKA) Lemhannas RI untuk segera memberi masukan soal Hilirisasi Mineral Strategis utamanya Nikel untuk dipelajari lebih lanjut.

Hadir dalam pengarahan itu, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy, Letjen TNI (Pur) Agus Widjojo (Gubernur) dan didampingi Marsdya TNI Wieko Syofyan (Wakil Gubernur), Komjen Pol. Drs. Purwadi Arianto (Sestama), Reni Mayerni (Deputi Pengkajian Strategis).

Hadir juga Laksda TNI Prasetya Nugraha (Deputi Pemantapan Nilai), Mayjen TNI Sugeng Santoso (Deputi Pendidikan), Edi Permadi ( Kordinator Tim Kajian Sumber Kekayaan Alam) dan AM Putut Prabantoro (Taprof Bidang Ideologi dan Sosbud). Sementara perwakilan para alumni PPRA 62 dan PPSA 23 yang hadir dalam pengarahan tersebut berjumlah 18 orang.

Presiden menjelaskan dalam mengelola sumber kekayaan alam Indonesia harus berpegang teguh pada prinsip ekonomi melalui green economy dan blue economy.

Indonesia harus melakukan menjalankan ekonomi berkelanjutan dengan menjaga kelestarian alam.

Selain itu, semua komiditas yang ada harus didorong hilirisasi dan industriliasasinya.

Semua kekayaan alam Indonesia harus memiliki nilai tambahnya dengan membangun industri di dalam negeri.

Indonesia tidak boleh lagi mengespor bahan mentah (raw material)

“Pembangunan green industrial park di Kalimantan Utara akan menggunakan energi dari Sungai Kayan. Semua menggunakan energi baru terbarukan. Sudah banyak yang antri untuk masuk kawasan ini. Seluruh produk keluaran dari kawasan ini adalah produk hijau dan energinya juga hijau. Dalam 10 tahun lagi, Uni Erop dan Ameria Serikat tidak mau membeli barang yang merupakan produk yang menggunakan energi batubara. Semua mengarah ke sana dan kita akan mendahului,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala Negara mengatakan dalam 2-3 tahun, dari Indonesia akan bermunculan mobil listrik yang merupakan hasil kerjasama BUMN dengan swasta luar negeri.

Nikel yang menjadi harta karun Indonesia harus diolah menjadi katoda baterai listrik dan stainless steel yang nanti diintegrasikan dengan industri otomotif.

Indonesia memiliki peluang untuk membuat mobil listrik dan Indonesia tidak boleh kehilangan kesempatan untuk menggunakan momentum ini.

“Indonesia jangan ekspor lagi nikel dalam bentuk raw material. Stop ekspor barang mentah. Kita paksa BUMN, swasta kita atau dari luar negeri, untuk mendirikan industrinya di dalam negeri. Integrasi Krakatau steel dan baterai dan Industri turunan nikel dan industri otomotif,” tegasnya.

“Krakatau steel sudah dapat membuat strip steel yang berguna untuk pembuatan body mobil. Inilah kesempatan jangan sampai hilang. Jadi fondasi Setelah pelarang ekspor nikel, akan disusul dengan bauksit dan bahkan juga sawit. Kekayaan alam kita harus mempunyai nilai tambah,” ujarnya.

Lebih jauh Presiden menerangkan Indonesia harus berani melawan gugatan WTO.
Pemerintah akan mempersiapkan pengacara-pengacara handal untuk melawan gugatan luar negeri.

Selain itu, kekayaan laut Indonesia harus dikelola melalui blue economy.

Setidaknya ada 5 (lima) butir rekomendasi Lemhannas RI yang diberikan kepada Presiden.

Dalam paparannya yang berjudul Hilirisasi Mineral Strategis dan Logam Tanah Jarang Guna Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Nasional, Agus Widjojo rekomendasi itu meliputi, kegiatan eksplorasi mineral dan inventarisasi termasuk integrasi data sumber kekayaan mineral Indonesia, keselarasan regulasi antar departemen terkait serta penegakan hukum, ketersediaan energi murah utamanya energi hijau (green Energy), pengendalian ekspor mineral dan penguasaan teknologi pengolahan baik Pierometalurgy yang optimal (smelter) dan hydrometalurgy.

Agus Widjojo menjelaskan kajian Lemhannas dan menyatakan temuannya bahwa teknologi smelter sebenarnya hanya mendukung industri baja dan steinless Stell.

Smelter tidak memberi dukungan bagi pembangunan industri baterai listrik dan baterai listrik.

Secara metalurgi industri baterai hanya dapat didukung dengan teknologi hydrometalurgi yang pada umumnya berupa HPAL.

Teknologi ini hanya ada satu di Indonesia dan baru akan digunakan pada 2021 ini.

SATU HALAMAN
Dalam kesempatan terpisah setelah pengarahan, Presiden Joko Widodo meminta Edi Permadi untuk memberi masukan terkait dengan Hilirisasi Mineral Strategis dan Logam Tanah Jarang utamanya Nikel.

Halaman :
12Berikutnya
Tags: green economyindustri otomotifKrakatau Steellemhannassolar cell
Share1290Tweet807SendSharePin290Share226
Berita Sebelumnya

Kinerja Industri Pengolahan Triwulan III-2021 Menurun

Berita Selanjutnya

Harga Saham Naik Tak Wajar, BEI Soroti Pola Transaksi PANI dan FITT

Berita Terkait

Gus Lilur: Penambahan Layer Cukai Instrumen Selamatkan Industri Rakyat
Makroekonomi

Gus Lilur: Penambahan Layer Cukai Instrumen Selamatkan Industri Rakyat

3 Mar 2026, 12 : 00 AM
BPS Catat Deflasi 0,08% pada Agustus 2025, Setiap bulan Agustus Terjadi Deflasi dalam Empat Tahun Terakhir
Makroekonomi

BPS Mencatat Inflasi Year-on-year 4,76% pada Februari 2026

2 Mar 2026, 2 : 31 PM
PPEKRAF Diajak Manfaatkan BLK Kemnaker Latih SDM Unggul
Makroekonomi

PPEKRAF Diajak Manfaatkan BLK Kemnaker Latih SDM Unggul

2 Mar 2026, 12 : 34 PM
Laba Bersih JRPT Per Kuartal III Turun Jadi Rp625,41 Miliar
PROPERTI

Jaya Real Property (JRPT) Bukukan Laba Rp1,30 Triliun di 2025, Tumbuh 15,3%

2 Mar 2026, 7 : 25 AM
Pertahanan Semesta Presiden Prabowo
Makroekonomi

Said Abdullah: Anggaran MBG Masuk Pos Pendidikan Keputusan Politik

28 Feb 2026, 7 : 26 AM
PP Perseroan Terbitkan Obligasi Rp434,62 Miliar Untuk Bayar Utang
PROPERTI

PP Persero Catatkan Perolehan Kontrak Baru Rp2,76 Triliun pada Januari 2026, Tumbuh 120,8%

27 Feb 2026, 6 : 34 PM
Berita Selanjutnya
suspensi, BEI, Saham HITS, KJEN

Harga Saham Naik Tak Wajar, BEI Soroti Pola Transaksi PANI dan FITT

Perkembangan digital yang pesat turut memengaruhi cara korporasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) beroperasi di berbagai sektor, tidak terkecuali sektor keuangan dan perbankan

Bank DBS Hadirkan DBS MAX QRIS Memperkuat Kapabilitas Perbankan Korporasi Digital

Hari ini Saham BBCA Hasil Stock Split Resmi Diperdagangkan

Hari ini Saham BBCA Hasil Stock Split Resmi Diperdagangkan

Berita Populer

  • Bakrie anda Brothers

    Tunggu RUPSLB, Bakrie and Brothers Gelar Right Issue Sebanyak 90 Miliar Saham

    3251 shares
    Share 1300 Tweet 813
  • Turun 1,60%, IHSG Sesi I Dekati 8.100 Terimbas BBCA, BMRI, TLKM, UNVR dan ASII

    3243 shares
    Share 1297 Tweet 811
  • Menggalang Kekuatan Kolektif untuk Mengawal Proses Pengesahan RUU Masyarakat Adat

    3240 shares
    Share 1296 Tweet 810
  • Awal Perdagangan, IHSG Anjlok 1,42% Dipicu Saham BBCA, BBRI, BMRI, TLKM, ASII, BUMI dan DEWA

    3239 shares
    Share 1296 Tweet 810
  • Maraknya Peredaran Rokok Ilegal, PMKRI Ruteng Siap Geruduk Bea Cukai Labuan Bajo

    3238 shares
    Share 1295 Tweet 810

Opini

Ray Rangkuti: Pilpres 2029 Pertarungan Gibran dan Sjafrie untuk Damping Prabowo

Ray Rangkuti: Pilpres 2029 Pertarungan Gibran dan Sjafrie untuk Damping Prabowo

3 Mar 2026, 12 : 39 AM
Akademisi UNAS: Sjafrie Sjamsoeddin Berpotensi jadi Matahari Baru di Pilpres 2029

Akademisi UNAS: Sjafrie Sjamsoeddin Berpotensi jadi Matahari Baru di Pilpres 2029

3 Mar 2026, 12 : 32 AM
Naik 32,63%, Japfa Bukukan Laba Rp4 Triliun pada 2025

Naik 32,63%, Japfa Bukukan Laba Rp4 Triliun pada 2025

2 Mar 2026, 8 : 56 PM
Laba Bersih Bakrie and Brothers Naik 50,75% Jadi Rp493,85 Miliar pada 2025

Laba Bersih Bakrie and Brothers Naik 50,75% Jadi Rp493,85 Miliar pada 2025

2 Mar 2026, 7 : 46 PM
Bursa Global dan Regional Melemah

IHSG Ditutup Anjlok 2,65% ke 8.016,833, Bareng Bursa Asia

2 Mar 2026, 7 : 10 PM
Suar News
Facebook Twitter Instagram TikTok Telegram
Berita Moneter

BERITAMONETER.COM menjadi portal berita yang paling terdepan hadir diruang kerja anda dengan menyuguhkan berita akurat yang sangat diperlukan bagi para pengambil kebijakan.
© 2024 - ALL RIGHTS RESERVED.

REDAKSI KAMI

Ruko Vinewood Residence 2, Jl. Moch. Kahfi II, RT.9/RW.5, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

TENTANG KAMI

  • About
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • IKLAN Advertorial
  • REDAKSI
  • indeks
  • Feed

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.