Dia menegaskan, pemerintah akan terus memberikan edukasi atau pendidikan kepada masyarakat. Edukasi kepada masyarakat disampaikan, bahwa salah satu faktor penyebab selain oleh perusahaan tentunya ada perorangan. “Ini supaya mereka mengubah tradisi cara bercocok tanam, tidak lagi seperti yang sekarang ini,” kata Pramono.
Diakui Seskab, bahwa membakar lahan itu relatif biayanya menjadi lebih murah. Akan tetapi, dampaknya bagi masyarakat sendiri akan merugikan sehingga perlu ada edukasi. “Selain edukasi, pemerintah juga meberikan bantuan berupa peralatan agar perorangan atau individu tidak lagi membakar lahannya ketika mau hujan seperti sekarang ini,” pungkasnya.












