ADVERTISEMENT
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
  • Login
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
  • KEUANGAN
  • MAKROEKONOMI
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
Home Nasional Opini

Terobosan Kebijakan Pembangunan Daerah

gatti Reporter : gatti
6 Feb 2020, 4 : 04 PM
3k 126
0
MH, Said Abdullah, Ketua Badan Anggaran DPR RI yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, Bidang Perekonomian Periode 2019-2024.

MH, Said Abdullah, Ketua Badan Anggaran DPR RI yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan, Bidang Perekonomian Periode 2019-2024.

3.2k
SHARES
6.3k
VIEWS
ADVERTISEMENT

Oleh: MH. Said Abdullah

Semenjak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2001,desentralisasi fiskal di Indonesia telah memasuki usia dua dasawarsa atau kurang lebih dua puluh tahun pelaksanaanya. Merujuk kepada semangat yang terdapat dalam desentralisasi fiskal, seharusnya daerah sudah bisa menikmati hasil pembangunan yang bersumber dari kekayaan yang dimiliki, berkurangnya ketimpangan dan terwujudnya kemandirian ekonomi dimasing-masing daerah.

Alokasi anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), selalu meningkat secara signifikan dari tahun ketahun.Dalam Nota Keuangan dan APBN tahun 2001, alokasi dana perimbangan dianggarkan sebesar Rp82,4 triliun. Dua puluh tahun kemudian, tepatnya dalam APBN 2020 alokasi anggaran TKDD telah mencapai Rp856,9 triliun. TKDD tersebut terdiri dari Transfer ke Daerah sebesar Rp784,9 triliun dan Dana Desa sebesar Rp72 triliun.Dalam kurun waktu dua puluh tahun telah meningkat hampir 1000 persen.

BacaJuga :

Demokrasi Kita: Mimpi yang Belum Sempurna

Buta Tugas di Tengah Krisis Literasi: Kritik Terbuka untuk Kadis Very Awales

Scroll untuk lanjutkan membaca.

Tidak hanya dari sisi jumlah, instrumen penyusun TKDD juga berkembang, lahirnya Dana Desa (DD) semenjak tahun 2015. Kemudian munculnya Dana Insentif Daerah (DID) yang terpisah dari Dana Perimbangan. Dana otonomi khusus buat Provinsi Aceh, Papua dan Papua Barat serta Dana Keistimewaan Yogyakarta. Begitupula item yang terdapat dalam Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik, juga berkembang mencakup banyak aspek, mulai dari DAK reguler, penugasan dan afirmasi.

Dalam kenyataannya TKDD belum bisa memberikan pengaruh yang luas bagi pembangunan daerah.TKDD lebih banyak diperuntukkan untuk membantu belanja pegawai dan operasional daerah. Alokasi DAU pada tahun 2020 mencapai Rp 427,1 triliun atau sebesar 54,4 persen dari anggaran transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp 784,9 triliun. Sedangkan, DAK fisik dan non fisik sebesar Rp 202,5 triliun atau sekitar 25,7 persen dari TKD. Artinya sebagian besar TKD habis dibelanjakan untuk belanja pegawai.

Selaras dengan data dari Kementerian Keuangan, porsi belanja pegawai dalam APBD bisa mencapai 36 persen, lalu anggaran untuk belanja barang serta perjalanan dinas sebesar 13,4 persen, sedangkan untuk belanja jasa perkantoran mencapai 17,5 persen dari total anggaran daerah. Praktis, 75 persen alokasi dana APBD, habis diperuntukkan untuk membayar belanja gaji dan operasional pegawai, sehingga alokasi untuk pembangunan daerah menjadi tidak optimal.

Melihat perkembangan TKDD dari tahun ke tahun, belum banyak memberikan multiplier effect bagi pembangunan daerah. Merujuk pada data Bappenas, menunjukkan bahwa angka ketimpangan antar wilayah masih sangat tinggi. Kemiskinan di kawasan timur Indonesia sebesar 18,01 persen, kawasan barat Indonesia sebesar 10,33 persen. Adapun kemiskinan di perkotaan sebesar 7,02 persen. Sementara ketimpangan pendapatan perdesaan 0,324 dan perkotaan 0,400.Data tersebut menunjukkan bahwa, ketimpangan ekonomi masih menjadi tantangan bagi Pemerintah untuk segera diselesaikan.

Halaman :
123Berikutnya
Tags: Banggar DPRDana Alokasi UmunDAULRTMH Said AbdullahMRTmultiplier effectPDBPDRB JatimTax AmnestyTKDtransfer ke daerah
Share1290Tweet806SendSharePin290Share226
Berita Sebelumnya

Gus Nabil: Pesantren Jadi Alternatif Solusi Deradikalisasi eks ISIS

Berita Selanjutnya

Kembangkan Talenta, BTN Rekrut 300 Mahasiswa Magang

Berita Terkait

Agustinho Aquito Mendonca Mahasiswa Pascasarjana Institut Pariwisata Trisakti
Opini

Ketika Pariwisata Menjadi Bahasa Diplomasi di Perbatasan RI–RDTL

28 Jan 2026, 3 : 50 PM
Antara Persatuan dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Opini

Antara Persatuan dan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

10 Jan 2026, 10 : 16 PM
Menata Pemilu dan Menimbang Perubahan Konstitusi
Nasional

Demokrasi Kita: Mimpi yang Belum Sempurna

6 Jan 2026, 9 : 17 PM
Kritik Terbuka untuk Kadis Very Awales
Nasional

Buta Tugas di Tengah Krisis Literasi: Kritik Terbuka untuk Kadis Very Awales

4 Jan 2026, 1 : 11 PM
Polisi Bunuh Diri Meningkat Tiga Kali Lipat
Nasional

Catatan Akhir Tahun 2025 IPW (Bagian II)

31 Des 2025, 8 : 09 PM
Polisi Bunuh Diri Meningkat Tiga Kali Lipat
Nasional

Catatan Akhir Tahun IPW 2025 (Bagian I)

31 Des 2025, 7 : 55 PM
Berita Selanjutnya
Kembangkan Talenta, BTN Rekrut 300 Mahasiswa Magang

Kembangkan Talenta, BTN Rekrut 300 Mahasiswa Magang

Jalur Ekonomi, PUPR Kebut Jembatan Manula Senilai Rp168 Miliar

Jalur Ekonomi, PUPR Kebut Jembatan Manula Senilai Rp168 Miliar

Lewat IK CEPA, DPD RI Ajak Investor Korea Bangun Daerah

Lewat IK CEPA, DPD RI Ajak Investor Korea Bangun Daerah

Berita Populer

  • Hari Ini, Entitas Usaha DSSA Tuntaskan Pengambilalihan 100% Saham Stanmore SMC

    Maret 2026, Dian Swastatika Sentosa (DSSA) Stock Split Menjadi Rp1 per Saham

    3266 shares
    Share 1306 Tweet 817
  • IHSG Ditutup Anjlok 4,9% ke 7.922,731 Terbebani Saham BMRI, TLKM, ASII, BUMI dan DEWA

    3254 shares
    Share 1302 Tweet 814
  • Dewan Pastoral Dekenat Belu Utara Dilantik, Pater Vikjen Tekankan Pelayanan sebagai Panggilan Mengabdi

    3252 shares
    Share 1301 Tweet 813
  • Komisaris Archi Indonesia (ARCI) Divestasi Saham Perusahaan Senilai Rp26,77 Miliar

    3250 shares
    Share 1300 Tweet 813
  • Luncurkan GMA Affiliate Mega Pro, Gus Choi: Bisnis Gotong Royong Untuk Mencapai Kesejahteraan

    3480 shares
    Share 1392 Tweet 870

Opini

IHSG Sesi I Naik 1,6% ke 8.047,222 Berkat Saham BBRI, BMRI, ASII, ANTM, BUMI dan DEWA

IHSG Berakhir di 8.146,717, Kembali Naik 0,30% Diungkit Saham BBCA, BBRI, BMRI, UNVR dan AMMN

4 Feb 2026, 6 : 17 PM
Laba Bersih BRPT di 2023 Meroket 1.384% Jadi USD26,12 Juta

Februari-Mei 2026, Barito Pacific (BRPT) Buyback Saham Senilai Rp1 Triliun

4 Feb 2026, 5 : 17 PM
Soroti Kasus Siswa SD Bunuh Diri, Dipo Nusantara: Evaluasi Total Sistem Perlindungan Anak

Soroti Kasus Siswa SD Bunuh Diri, Dipo Nusantara: Evaluasi Total Sistem Perlindungan Anak

4 Feb 2026, 2 : 45 PM
Dipicu Saham TLKM, UNVR, ASII, BUMI dan DEWA, IHSG Sesi I Turun 53% ke 8.079,321

Dipicu Saham TLKM, UNVR, ASII, BUMI dan DEWA, IHSG Sesi I Turun 53% ke 8.079,321

4 Feb 2026, 12 : 45 PM
Sumber Alfaria (AMRT) Menambah Investasi di Entitas Anak Menjadi Rp183,48 Miliar

Sumber Alfaria (AMRT) Menambah Investasi di Entitas Anak Menjadi Rp183,48 Miliar

4 Feb 2026, 11 : 52 AM
Suar News
Facebook Twitter Instagram TikTok Telegram
Berita Moneter

BERITAMONETER.COM menjadi portal berita yang paling terdepan hadir diruang kerja anda dengan menyuguhkan berita akurat yang sangat diperlukan bagi para pengambil kebijakan.
© 2024 - ALL RIGHTS RESERVED.

REDAKSI KAMI

Ruko Vinewood Residence 2, Jl. Moch. Kahfi II, RT.9/RW.5, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

TENTANG KAMI

  • About
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • IKLAN Advertorial
  • REDAKSI
  • indeks
  • Feed

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.