JAKARTA – The World Bank (Bank Dunia) mengaku tertarik terlibat dalam pengembangan pariwisata di Indonesia.
Pasalnya, potensi wisata yang dimiliki Indonesia sangat besar karena didukung oleh beberapa factor.
“Misalnya, banyaknya sumber daya potensial yang dimiliki seperti areal pegunungan, pelestarian Komodo dan Orang Utan serta keindahan pantai-pantai di Indonesia yang sudah diakui oleh dunia,” ujar perwakilan Bank Dunia, Alexandra Drees disela-sela Rapat Accelerating Tourism Competitiveness in Indonesia di Gedung BPPT, Jakart beberapa waktu lalu.
The World Bank katanya siap untuk mendukung langkah Kementerian PUPR mengembangkan kawasan pariwisata.
Apalagi, The World Bank sudah berpengalaman dalam bidang pariwisata selama kurang lebih 60 tahun.
Selain itu, sebelumnya The World Bank juga pernah mendukung kawasan pariwisata Nusa Dua, Bali pada tahun 1970 dari segi infrastruktur, manajemen lingkungan beserta implementasinya.
“Namun kami melihat, saat ini potensi beberapa kawasan pariwisata di Indonesia masih banyak yang perlu digali lagi secara maksimal, baik dari segi infrastruktur jalan dan pelabuhan, fasilitas pelayanan turis, kebersihan dan keberlanjutan lingkungannya,” terangnya.
Dia mengapresiasi Pemerintah Indonesia, termasuk Kementerian PUPR yang berupaya meningkatkan infrastuktur dalam rangka mendorong tumbuhnya sektor pariwisata di Indonesia.















