Menteri Pariwisata Arief Yahya pun ikut senang dengan kabar tersebut. Menurutnya bagi pelaku bisnis pariwisata, momentum mudik adalah ladang perburuan rezeki. Sebagian besar objek wisata penuh sesak oleh wisatawan.
Apalagi kini masyarakat sekitar destinasi wisata pun ikut bergerak meramaikan destinasi. Dagangannya ditambah dengan memodifikasikan budaya lokal di sekitar objek wisata. Pemanis lainnya berwujud hotel, mal, pusat kuliner dan pusat perbelanjaan juga tidak ketinggalan ikut panen raya.
“Efek positif tersebut membawa berkah. Berkah karena perputaran perekonomian di daerah semakin kencang. Pelaku bisnis pariwisata serta masyarakat daerah ikut kebagian rezeki Lebaran. Sekaligus menambah pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Menpar.
Masa libur Lebaran yang cukup panjang tahun ini, menambah gairah sektor pariwisata. Karena masyarakat mempunyai waktu lebih untuk berkunjung ke destinasi wisata di daerahnya masing-masing.
“Ini baru masa Lebaran, belum memasuki masa arus balik. Saya yakin okupansi hotel serta pendapatan dari sektor pariwisata akan semakin tinggi lagi nantinya,” pungkas Menpar Arief Yahya.














