Faktor integritas yang diuji adalah korupsi, kolusi, nepotisme, wanprestasi, dan pelanggaran HAM.
Sementara kompetensi yang diuji adalah visi, kepemimpinan, dan jaringan internasional Demi pendidikan politik bagi masyarakat Indonesia yang akan memilih figurnya pada 2014, kata peneliti LSP lainnya, Agung mengatakan LSP merasa perlu untuk mengadakan studi tentang alat ukur dalam menilai figur capres berbasis pada rekam jejak.
“Dari 36 capres tersebut, kami melakukan penyaringan dengan menggunakan metode matrix integritas dan matrix kompetensi, dimana hasilnya, menyebut Tujuh orang figur mendapatkan rating AAA dalam hal rekam jejak integritas, yaitu: Din Syamsuddin, Endriartono Sutarto, Hidayat Nur Wahid, Joko Widodo, Mahfud MD, Rizal Ramli, dan Sri Sultan Hamengkubuwono ke X.
Dan kedua, menyebut sepuluh orang figur mendapatkan rating AAA dalam hal rekam jejak kompetensi, yaitu: Aburizal Bakrie, Din Syamsuddin, Gita Wiryawan, Hatta Rajasa, Jusuf Kalla, Mahfud MD., Megawati Sukarnoputeri, Rizal Ramli, Sri Mulyani, dan Yusril Ihza Mahendra,” pungkasnya.














