Seperti sekarang ini, lanjutnya, regulasi terkait waralaba yang dikeluarkan pemerintah.
“Dan juga pemerintah cenderung menerbitkan aturan yang tidak mendukung usaha itu sendiri. Contohnya waralaba,” ucapnya
Saat ini, Satria memperkirakan ada lebih dari 5 ritel asing yang berniat untuk masuk ke Indonesia.
Namun, perusahaan tersebut masih menjajaki pasar Indonesia mencakup regulasi dan iklim usahanya.
“Kalau mereka di sana tidak menggunakan sistem waralaba tapi masuk ke sini disuruh waralaba kan tidak siap. Itu berarti kan pemerintah sepihak,” tuturnya
Seperti diketahui, pasar ritel di Indonesia menunjukkan tren yang positif dari tahun ke tahun.
Tahun lalu, data Aprindo mencatat pendapatan ritel mencapai Rp 135 triliun dari total outlet anggota Aprindo sebanyak 18 ribu otulet.
Angka pendapatan tersebut naik dari tahun 2011 yang mencapai Rp 120 triliun.
“Tahun ini target kita meningkat 10% saja sudah bagus. Ditambah masuk yang baru,” tandasnya. **can













